Detail Kegiatan
PEKA: MENGUATKAN KESADARAN PELAJAR NU LEBIH PEDULI TERHADAP BAHAYA PERGAULAN BEBAS DAN NARKOBA
36 kali | Nadia Afnani Elrahmah dan Wilda Rusydiana Izza - 14 May 2026
Bungah — Lembaga Konseling PAC IPNU dan IPPNU Bungah menggelar kegiatan PEKA (Pelatihan Edukasi Konselor Aktif) pada Kamis (14/5) di Aula K.H. Hasyim Asy’ari, MWCNU Bungah. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti oleh para pelajar sebagai bagian dari program Penguatan Sumber Daya Manusia (PSDM).
PEKA 2026 diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelajar terhadap berbagai persoalan remaja, khususnya terkait pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, serta HIV/AIDS. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami dampak negatif perilaku berisiko sekaligus memiliki keberanian untuk menjaga diri dan membangun lingkungan pertemanan yang sehat.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tri Juli Yansyah, S.Pd., perwakilan KIPAN (Kader Inti Pemuda Anti Narkoba) Jawa Timur. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai dampak pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya edukasi mengenai HIV/AIDS di kalangan pelajar sebagai langkah pencegahan sejak dini.
Selama sesi berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti materi. Berbagai pertanyaan diajukan seputar fenomena kenakalan remaja dan tantangan pergaulan yang kerap ditemui di lingkungan sekitar. Suasana kegiatan pun berlangsung interaktif dan komunikatif.
Tidak hanya menyampaikan teori dan informasi faktual, pemateri juga mengajak peserta memahami realitas sosial yang dihadapi remaja saat ini. Peserta diajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan fisik dan mental, serta memahami pentingnya mengambil keputusan yang bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Usai sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD). Dalam forum tersebut, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan studi kasus yang berkaitan dengan pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, maupun HIV/AIDS untuk dianalisis dan didiskusikan bersama.
Sesi FGD menjadi salah satu bagian yang paling menarik dalam kegiatan ini. Masing-masing kelompok terlihat aktif berdiskusi, bertukar pendapat, dan merumuskan solusi terhadap permasalahan yang diberikan. Antusiasme peserta semakin terlihat saat sesi presentasi hasil diskusi, di mana setiap kelompok berusaha menyampaikan analisis dan rekomendasi terbaik berdasarkan hasil pembahasan mereka.
Selain menjadi sarana edukasi, forum diskusi ini juga melatih kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, serta keberanian peserta dalam menyampaikan gagasan di depan umum. Dinamika diskusi yang hidup menjadikan kegiatan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi satu arah, tetapi juga menjadi ruang belajar kolaboratif yang melibatkan seluruh peserta secara aktif.
Melalui kegiatan PEKA 2026, Lembaga Konseling PAC IPNU dan IPPNU Bungah berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih sadar, peduli, dan mampu membentengi diri dari berbagai perilaku negatif di lingkungan remaja. Dengan bekal pengetahuan dan kemampuan analisis yang diperoleh, peserta diharapkan dapat menjadi agen edukasi yang mampu menyebarkan nilai-nilai positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!